Ketua Umum PMI: Percepat Mitigasi daripada Rencana Penanggulangan Bencana

Headline, Nasional601 Views

Agam – Kerjasama PMI dengan berbagai instansi dapat mempercepat mitigasi daripada rencana penanggulangan bencana. Lalu dengan bergerak cepat ke berbagai lokasi bencana, Tim PMI dapat memonitor situasi dan yang berada di Posko memantau berbagai kebutuhan serta dukungan yang diperlukan.

Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Hal tersebut disampaikan Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla (Ketua Umum PMI) saat berada di lapangan bola Batu Taba pada Selasa, (14/05) sekitar pukul 11.00 wib. Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla yang didampingi Istri datang menggunakan helikopter dalam rangka meninjau langsung korban bencana galodo (banjir bandang Gunung Marapi) di Nagari Bukik Batabuah, Kec. Candung Kab. Agam.

Baca Juga  Jaksa Bukittinggi: Betul, Perintah Kejati Sumbar Tindak Lanjut Dugaan Kerugian Negara di Pemko Bukittinggi

Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Bupati Kabupaten Agam, Andri Warwan, Dandim 0304/Agam, Letkol. Bayu Adhitya Nugroho. S.H., Han, Kapolresta Bukittinggi Kombel Pol Yessi Kurniati S.I.K., M.M dan Jajaran Pengurus PMI Wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.

Dalam amanatnya, Ketua umum PMI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan turut berduka cita kepada seluruh masyarakat atas korban yang meninggal dunia dan warga yang mengalami kerugian-kerugian akibat bencana.

“PMI itu turut selalu membantu apabila ada masalah bencana. Bencana seperti ini adalah pelajaran, peringatan bahwa kita harus selalu menjaga lingkungan menjaga hutan, menjaga selokan dan menjaga sungai supaya air tidak tertahan,” ucapnya.

Lanjut Jusuf Kalla, ketika bencana datang, PMI harus cepat evakuasi dan membantu yang sakit dan semuanya serta memenuhi kebutuhan darurat seperti penyiapan makanan kebutuhan sehari-hari, air bersih dan sebagainya. Nanti berikutnya tahapan rehabilitasi bagi yang mengalami kerusakan rumah.

Baca Juga  Partai Golkar Qurban 10 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing

“PMI selalu harus berada di awalnya membantu evakuasi mencari kebutuhan segera seperti makanan, air, untuk kebutuhan pakaian, itu diantaranya ciri-ciri yang kena daripada banjir lahar, ya kerusakan rumah dan hilangnya harta benda. PMI siap memperbaiki membantu mengatasi kekurangan masyarakat, baik dalam keadaan rehabilitasi,” pungkasnya.

Selain itu, Ketua Umum PMI menambahkan, ketika terjadi bencana PMI harus bergerak cepat ke lokasi. Dan dokter bisa membantu apa yang diperbuat kemudian juga perkembangan tetap dilaporkan melalui posko ini.

Kita sudah bekerja sama dengan instansi terkait berbagai kegiatan sehingga nanti harapannya, kita ini dapat mempercepat mitigasi daripada rencana penanggulangan bencana. Selain itu, kita mengharapkan juga dukungan dan dukung itulah yang membuat kita bisa bergerak cepat.

Baca Juga  Jalur Bukittinggi-Padang Sering Macet Akibat Jalan Rusak Parah Lewat Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Agam

Sekitar pukul 11.55 wib, Ketua Umum PMI, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla beserta istri dan rombongan meninggalkan lokasi yang terdampak banjir bandang di Nagari Bukit Batabuah Kec. Canduang Kab. Agam menuju Kabupaten Tanah Datar. (*)

Comment