Jalur Bukittinggi-Padang Sering Macet Akibat Jalan Rusak Parah Lewat Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Agam

Headline1833 Views

Agam – Jalan raya alternatif antar kota dalam provinsi yang telah menjadi jalan utama dari arah Bukittinggi-Padang maupun sebaliknya, dikeluhkan oleh sejumlah pengendara dan warga di sekitar Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.

Pasalnya, di jalur tersebut terdapat banyak lubang yang besar-besar di pinggir kiri-kanan dan di tengah jalan alternatif tersebut yang sudah menjadi jalan utama Padang-Bukittinggi atau sebaliknya.

Sebelumnya, jalur utama pengendara yang dari arah Padang-Bukittinggi atau sebaliknya melalui jalur Lembah Anai-Padang Panjang. Namun akibat bencana alam galado, jalur tersebut saat ini masih dalam perbaikan.

Menurut salah seorang warga Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Ibu Ayu pada Jumat, (21/06) mengatakan bahwa semenjak bencana galado lalu, jalan ini menjadi jalan utama bagi para pengendara roda dua dan roda empat baik dari arah Bukittinggi menuju Padang maupun sebaliknya.

Foto: Jalur Bukittinggi – Padang di Nagari Koto, lewat jalur Malalak.

“Kami sebagai warga juga merasa terganggu sekali karena sering macet, baik yang dari arah Padang Luar sampai ke persimpangan arah Malalak,” ungkap Ayu.

Lanjut Ayu, jalan yang berlobang itu ada dibeberapa titik diantaranya, dari Pakan Senayan, Simpang Sungai Tanang sampai ke Simpang Balingka.

Baca Juga  Ada 'Polisi Swasta' Atur Lalin Bukittinggi-Padang Via Malalak, Berikut Tanggapan Satlantas Polresta Bukittinggi

“Ini juga menghambat anak-anak kita yang mau pergi sekolah, mereka sering terlambat, karena anak-anak Koto Tuo kebanyakan sekolah di MTSN Balingka. Setiap hari mereka pulang pergi naik angkot, kadang-kadang angkotnya tidak mau beroperasi karena keadaan jalan macet seperti ini,” ujarnya.

“Tolong apak kecean ka Pemerintah yo Pak, Jan asa di tumbok-tumbok sarupo sarawa cabiak, semakin di tumbok semakin cabiak. (Tolong kasih tau ke Pemerintah ya Pak, jangan asal ditambal-tambal saja jalannya, seperti celana robek, semakin ditambal semakin rusak),” katanya dalam Bahasa Minang.

Tambah Ayu, harapan kita dari warga Koto Tuo, semoga jalan cepat diperbaiki oleh Pemerintah Agam atau Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


Foto: Kendaraan truk fuso dengan penuh muatan terperosok akibat menghindari jalan berlubang di Nagari Koto Tuo.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon dengan Walinagari Koto Tuo, Irvan, membenarkan bahwa perkembangan kondisi jalan raya di seputaran Nagari Koto Tuo memang banyak yang berlubang dan sering macet akibat menjadi jalur utama antar kota dalam provinsi.

Baca Juga  Kasus Narkotika, Pencabulan Meningkat di Wilayah Hukum Polresta Bukittinggi

Berikut wawancara Jurnalis detaksumbar.com dengan Walinagari Koto Tuo, Irvan;

Jurnalis: Bagaimana kondisi terakhir jalan lalulintas kendaraan di Nagari Koto Tuo yang banyak lubang sekarang, Pak Wali?

“Kondisi jalan lalulintas di Koto Tuo terpantau macet parah pak dikarenakan banyak jalan yang rusak akibat pengalihan jalur ke Padang melalui Malalak yang lewat di Kecamatan IV Koto, khusunya di Koto Tuo,” jawab Irvan.


Foto: Lubang di jalan lintas Bukittinggi – Padang di Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Agam.

Jurnalis: Trus bagaimana tindak lanjut atau antisipasi dari pihak Pemerintah Nagari agar jalan tersebut tidak berlubang dan kemacetan dapat diminimalisir, untuk sementara waktu?

“Antisipasi dari pemerintah nagari, kami hanya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengurai macet, kemudian untuk jalan yang berlubang kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi agar dapat segera diperbaiki sebagai jalur utama karena itu adalah jalan provinsi,” jawab Walinagari Koto Tuo.

Di lokasi yang berbeda, Ipda. Azriyandi, KBO Satlantas Polresta Bukittinggi, mengatakan bahwa jalan itu banyak sekali yang rusak. Berlubang-lubang di sebelah kiri-kanan dan ditengah jalan. Terutama disekitar jalan kelok sikabu, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.

Baca Juga  Baru 1 Orang Terdakwa Kasus Tipikor Pasar Atas Bukittinggi Ajukan Banding

“Jalan yang di Sikabu dekat pom bensin menuju ke arah kantor Camat IV Koto, disitu ada lubang besar sehingga menyulitkan bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat. Apa lagi kendaraan truk Fuso dengan tonase yang penuh, mereka ragu-ragu untuk melewati bahkan sudah ada kendaraan truk yang terperosok,” kata Yandi, panggilan Ipda Azriyandi.

“Dan sudah ada kendaraan truk yang patah As rodanya, akibat itu-pun kita bersama masyarakat untuk menimbun jalan tersebut. Sebenarnya tidak bisa lagi sekedar ditimbun harus segera di perbaiki,” ujarnya.

Tambah Yandi, harapan kita jalan yang sudah menjadi jalan utama Bukittinggi – Padang atau sebaliknya melalui jalur Malalak ini segera diperbaiki.

“Karena ini jalan satu-satunya, selain berlubang, sempit juga, ya tidak ada alternatif lain selain lewat jalur ini. Kita bersama anggota lantas Polresta Bukittinggi selalu standbye untuk mengurai arus lalulintas bahkan hingga dini hari,” ungkapnya. (*)

Comment