Baru 1 Orang Terdakwa Kasus Tipikor Pasar Atas Bukittinggi Ajukan Banding

Headline, Hukum113 Views

Foto Istimewa: Gedung Pasar Atas Bukittinggi.

Padang – Hari ini adalah hari terakhir pengajuan akta banding bagi 6 orang terdakwa pasca vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Padang dalam perkara tindak pidana korupsi dana pengelolaan gedung Pasar Atas, Bukittinggi. Diperkirakan hanya satu orang terdakwa a/n Rini Yunita.S.TP.,M.T yang memastikan mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Sumatera Barat.

Sebelumnya, Majelis Hakim (PN) Tipikor Padang telah menjatuhkan vonis terhadap 6 orang terdakwa tindak pidana korupsi dana pengelolaan gedung Pasar Atas yang melibatkan 7 orang terdakwa (1 orang buron) yang telah merugikan keuangan APBD Pemko Bukittinggi pada tahun anggaran 2020-2021 sebesar Rp. 811.159.354,26, pada Selasa lalu (30/04).

Menurut Kuasa Hukum Rini Yunita, Didi Cahyadi Ningrat, SH memastikan bahwa kliennya telah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Sumbar.

“Kemungkinan hanya klien kami satu-satunya yang memastikan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi pada Senin kemarin, sampai hari ini belum ada terdakwa lain yang ajukan banding. Dengan alasan majelis hakim belum mempertimbangkan pledoi yang disampaikan sebelumnya,” ujarnya pada Selasa, (07/05) di Padang melalui saluran telepon.

Menurut Didi, Bu Rini adalah seorang pejabat yang diminta untuk pindah oleh atasannya untuk melakukan pembenahan di kantor Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan Bukittinggi.

“Dia juga sebagai seorang Kabid yang menemukan kejanggalan-kejanggalan pengelolaan gedung pasar atas. Hal ini yang belum menjadi pertimbangan hakim,” tegasnya.

Baca Juga  Jaksa Lirik Potensi Kerugian Negara di Aset Pemko Bukittinggi yang dikuasai UFDK

Sementara itu berdasarkan keterangan dari para Kuasa Hukum terdakwa lain diantaranya kuasa hukum terdakwa Herman, Suharnel, Randi dan Jhon Fuad menyatakan menerima terhadap hasil putusan majelis hakim PN Tipikor Padang.

“Klien kami setelah pikir-pikir dan diskusi dengan pihak keluarga lalu menilai hasil putusan yang dibawah tuntutan jaksa maka menerima hasil putusan,” ucap Riyan Permana Putra SH, MH, kuasa hukum Herman.

Lalu, kata Riyan, atas dasar belum pernah melakukan tindak pidana, serta berkelakuan baik selama ini, klien kami bisa mendapat potongan hukuman.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kuasa Hukum Suharnel, Zul Fauzi, SH menyampaikan bahwa setelah pikir-pikir selama 7 hari pasca vonis hakim maka hari ini klien kami dan keluarga sepakat menerima hasil putusan hakim.

“Sesuai dengan hasil putusan, pada hari ini terakhir pengajuan banding, klien kita memastikan menerima putusan,” ucapnya.

Begitu juga yang disampaikan oleh kuasa hukum Jhon Fuad, M. Alvi Syukri SH, MH, meskipun juga menerima hasil putusan, namun berharap kepada Jaksa agar dapat mengungkapkan otak pelaku perkara tindak pidana korupsi ini demi keadilan.

“Sebagai mana terungkap dipersidangan bahwa otak pelaku korupsi pasar atas yang juga menjadi saksi-saksi dipersidangan agar segera diusut demi keadilan. Mereka juga menerima keuntungan dari pengelolaan gedung pasar atas,” kata Alvi.

Baca Juga  Polisi Amankan pelaku Kasus Narkotika Gol 1 Jenis Shabu

Selain itu, Didi Cahyadi Ningrat, SH, yang juga kuasa hukum Randi, juga menyampaikan bahwa kliennya menerima terhadap hasil putusan.

Dalam kesempatan yang berbeda, pada hari Senin, (06/05) Jaksa Penuntut Umum, Dasmer SH,MH, menyampaikan terhadap hasil putusan pengadilan kita masih menyatakan pikir-pikir.

“Namun karena besok (hari ini) adalah hari terakhir pengajuan akta banding maka kita tunggu perintah pimpinan,” ujar Dasmer.

Berikut ini Putusan Majelis Hakim PN Tipikor Padang terhadap seluruh terdakwa melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

1. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Alfiandi.S.T hukuman penjara satu (1) tahun dan empat (4) bulan penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

2. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Randi Oktavian.S.Kom hukuman penjara dua (2) tahun penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan. Membayarkan uang pengganti Rp 154.912.983,84._ jika tidak dibayar dalam 1 bulan maka jaksa boleh menyita barang berharga untuk dilelang dan jika tida ada barang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

Baca Juga  Yayasan FDK Punya Kepentingan Tapi Pemko Bukittinggi Lebih Punya Kepentingan Tentang Asetnya

3. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Jhon Fuad hukuman penjara dua (2) tahun penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan. Membayarkan uang pengganti Rp 145.525.219.77._ jika tidak dibayar dalam 1 bulan maka jaksa boleh menyita barang berharga untuk dilelang dan jika tida ada barang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

4. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Herman.S.Sos hukuman penjara satu (1) tahun dan empat (4) bulan penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

5. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n RiniYunita.S.TP.,M.T hukuman penjara satu (1) tahun penjara dan empat (4) bulan dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

6. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Suharnel hukuman penjara satu (1) tahun penjara dan delapan (8) bulan dan denda (50) Juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan. (*)

Comment