Jaksa Punya Alasan dan Pertimbangan Ajukan Banding 4 Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Atas

Hukum125 Views

Bukittinggi – Pasca 7 hari Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Padang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan akta banding ke pengadilan terhadap 4 orang terdakwa atas kasus korupsi pengelolaan gedung Pasar Atas Bukittinggi.

Akta banding telah disampaikan oleh JPU kemarin kepada pengadilan terhadap 4 orang terdakwa yang telah merugikan keuangan negara di Pemerintahan Kota Bukittinggi pada tahun anggaran 2020-2021.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Dasmer N Saragih, SH, MH di kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi, pada Rabu, (08/05).

Menurut Dasmer, setelah mempelajari putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Padang dan berdasarkan berbagai macam pertimbangan yang sesuai dengan aturan internal serta undang-undang, maka Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding.

“Benar, JPU kemarin ke pengadilan, mengajukan akta banding terhadap 4 perkara kasus korupsi pasar atas Bukittinggi. Diantaranya terhadap terdakwa Rini Yunita, Alfiandi, Herman dan Suharnel,” kata Dasmer.

Meskipun Bu Rini sudah menyatakan banding duluan, lanjut Dasmer, kita juga mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap Bu Rini.

Baca Juga  Sekda Pemko Bukittinggi: Tidak Ada Lagi Urusannya dengan UFDK, Sertipikat Aset Pemko Dasarnya AJB Masih Sah

“Diantaranya 4 orang ini memiliki peran berbeda dan kita juga punya pertimbangan lain atas putusan pengadilan sampai ke tingkat banding,” ungkapnya.

Tetapi, tambah Dasmer, terkait apa saja alasannya belum bisa kami sampaikan karena memori banding belum sampai ke pengadilan negeri.

Sebelumnya, pada tanggal 30 April 2024, Majelis Hakim (PN) Tipikor Padang telah menjatuhkan vonis terhadap 6 orang terdakwa tindak pidana korupsi dana pengelolaan gedung Pasar Atas yang melibatkan 7 orang terdakwa (1 orang buron) yang telah merugikan keuangan APBD Pemko Bukittinggi pada tahun anggaran 2020-2021 sebesar Rp. 811.159.354,26.

Berikut ini Putusan Majelis Hakim PN Tipikor Padang terhadap seluruh terdakwa melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga  Dekan FH UM-Sumbar: Sekda Bukittinggi Tidak Paham Hukum Perkara UFDK Vs Pemko Bukittinggi, Problemnya Apa Sertipikat Diserahkan?

1. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Alfiandi.S.T hukuman penjara satu (1) tahun dan empat (4) bulan penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

2. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Randi Oktavian.S.Kom hukuman penjara dua (2) tahun penjara dan denda Lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan. Membayarkan uang pengganti Rp 154.912.983,84._ jika tidak dibayar dalam 1 bulan maka jaksa boleh menyita barang berharga untuk dilelang dan jika tida ada barang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

3. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Jhon Fuad hukuman penjara dua (2) tahun penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.
Membayarkan uang pengganti Rp 145.525.219.77._ jika tidak dibayar dalam 1 bulan maka jaksa boleh menyita barang berharga untuk dilelang dan jika tida ada barang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

Baca Juga  Jaksa Lirik Potensi Kerugian Negara di Aset Pemko Bukittinggi yang dikuasai UFDK

4. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Herman.S.Sos hukuman penjara satu (1) tahun dan empat (4) bulan penjara dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

5. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n RiniYunita.S.TP.,M.T hukuman penjara satu (1) tahun penjara dan empat (4) bulan dan denda lima puluh (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan.

6. Menjatuhkan vonis terhadap terdakwa a/n Suharnel hukuman penjara satu (1) tahun penjara dan delapan (8) bulan dan denda (50) juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama satu (1) bulan. (*)

Comment