Mencari Keadilan, Warga Gugat TNI AD ke Pengadilan Bukittinggi

Rizky Rais
14 Oktober 2021 | 16:21:01 WIB Last Updated 2021-10-14T16:21:01+00:00
  • Komentar

Bukittinggi - Sedikitnya ratusan warga Kelurahan Campago Guguak Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi melakukan Long March yang dimulai dari Persimpangan Jirek menuju Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi.

Long March atau aksi berjalan kaki ratusan warga Campago Guguak Bulek ini dilakukan dalam rangka mengantarkan Surat Gugatan Perkara Lahan Pusako Tinggi Suku Pisang di Kelurahan Campago Guguak Bulek ke PN Bukittinggi. Ratusan warga yang turut hadir dalam Long March tersebut diantaranya, Alim Ulama, Tokoh Adat, Ninik Mamak dan Bundo Kanduang. 

Setiba di PN Bukittinggi, warga Campago Guguak Bulek diterima oleh pihak Pengadilan Negeri diruang pertemuan mediasi untuk menyampaikan maksud dan tujuannya. 

    Dalam kesempatan tersebut, Taufik Dt Nan Laweh selaku Tokoh Adat Kurai Kota Bukittinggi perwakilan warga Kelurahan Campago Guguak Bulek menyampaikan bahwa kehadiran warga ke PN Bukittinggi dalam rangka mencari keadilan dengan mengantarkan surat gugatan perkara lahan pusako tinggi suku pisang di Kelurahan Campago Guguak Bulek. 

    "Sebetulnya kami sudah lama berjuang untuk mencari keadilan sampai ke Mabes TNI Angkatan Darat tentang kepemilikan tanah ulayat (adat) di komplek Inkorba di Kelurahan Campago Guguak Bulek," ucap Taufik. 

    Lanjut Taufik, sebenarnya perjuangan kami sudah dimulai sejak tahun 1960-an. Entah yang mana yang salah, permasalahan ini belum selesai juga. Informasinya, tanah ulayat kami mau dibuat sertifikat.    

    "Luas tanah adat kami ada sekitar 12.000 meter, yang ada lapangan bolanya dan asrama TNI. Tergugatnya yakni, NV Inkorba, Candi Minang dan TNI AD," tambah Taufik. 

    Sementara itu menanggapi gugatan warga Campago Guguak Bulek, ditempat terpisah Perwira Seksi Logistik Kodim 0304/Agam, Kapten CZI Fakhrullah menyampaikan bahwa sifatnya menunggu saja. 

    "Kalau memang kami harus dipanggil, ya kami siap saja karena memang di Pengadilan tempat untuk menyampaikan bukti-bukti kuat atas kepemilikan hak," ujar Fakrullah. 

    "Warga siap dengan datanya, kamipun siap dengan data-data yang sangat kuat," tegasnya. 

    Lanjut Pasilog Kodim 0304/Agam, kami hanya menjalankan tugas negara sesuai dengan perintah atasan. Alat bukti atas kepemilikan lahan TNI AD di Inkorba sebesar 11.900 meter dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) terdafdar di SIMA BNN Kemenkeu dan data-data yang lainpun ada. (*)

    Komentar
    Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
    • Mencari Keadilan, Warga Gugat TNI AD ke Pengadilan Bukittinggi
    • 0

    Terpopuler