Pasca Telan Korban Jiwa, Proyek Drainase Bukik Cangang Tetap Lanjut

Rizky Rais
16 November 2021 | 12:39:28 WIB Last Updated 2021-11-16T12:39:28+00:00
  • Komentar
Lokasi TKP Proyek Drainase, Kelurahan Bukik Cangang, Bukittinggi

Bukittinggi - Pasca kejadian longsor di proyek pembangunan drainase yang dikerjakan oleh CV. Golden di wilayah Kelurahan Bukik Cangang, Kota Bukittinggi, pihak kontraktor tetap melanjutkan percepatan sisa pekerjaan proyek drainase. 

Pembangunan proyek drainase tersebut dilanjutkan setelah mendapat kesepakatan antara pihak kontraktor, pengawas dengan masyarakat sekitar setelah melakukan pertemuan di kantor kelurahan pasca kejadian longsor.

"Akibat adanya protes dari masyarakat sehingga dibuat mediasi dengan masyarakat dan masyarakat mempersilahkan kerja tapi tanpa alat berat," ujar Rio pada Jumat sore, 12 November 2021.

    Menurut Pengawas Proyek, Rio, bahwa pekerjaan proyek boleh dilanjutkan dengan kesepakatan tanpa menggunakan alat berat tapi hanya menggunakan breaker. 

    Dan pekerjaan boleh dilakukan diluar tempat kejadian perkara yang mengakibatkan meninggal 2 orang pekerja proyek akibat tanah longsor di proyek drainase tersebut. 

    Rencana pelaksanaan proyek drainase pasca longsor dibuat 4 group pekerja dengan jumlah pekerja sebanyak 8-10 orang per group. Group pertama di dekat lokasi kejadian, group kedua di dekat masjid Nurul Yakin, dua group lainya didekat Puri atau dekat gerbang masuk gang. 

    "Kita lakukan percepatan pekerjaan antisipasi batas waktu pekerjaan yang harus selesai pada tanggal 18 Desember 2021. Total panjang proyek drainase itu lebih kurang 400 meter mulai dari gerbang dekat Puri sampai SD," ujar Rio.

    Rio mengakui, memang ada pekerjaan yang tertunda yang arah ke panorama sehingga menimbulkan deviasi yang berkisar 7%, bisa jadi lebih akibat kejadian / insiden longsor tanah dilokasi proyek drainase. 

    Hal yang sama disampaikan oleh, Pejabat Penandatanganan Kontrak (PPK) Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Bukittinggi, Hendri Yani bahwa pekerjaan tetap kita lanjutkan, pada pada Jumat sore, 12 November 2021.

    Tambah Yani, awalnya proyek ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari hasil Musrembang. Pekerjaan ini berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) kepada Kontraktor CV. Golden untuk rehabilitasi drainase yang dimulai pada tanggal 5 Oktober 2021 dan pekerjaan harus selesai pada tanggal 18 Desember 2021.

    Lanjut Yani, terkait dengan musibah ini, pihak kontraktor sudah memberikan santunan kepada pihak keluarga korban.  

    "Lalu ada juga pertanyaan dari pihak Dinas Ketenagakerjaan tentang, apakah ada asuransi ketenagakerjaan? Setelah kita konfirmasi dengan pihak kontraktor, beliau menyatakan sudah ada," kata Yani.

    Untuk pemenuhan bobot kerja memang ada kekurangan atau minus bobot kerja. Hasil laporan terakhir memang ada kekurangan bobot kerja. Tapi setiap minggunya mereka memberikan laporannya. 

    "Melihat pasca kejadian ini tetap kita terus evaluasi dan tetap memantau pekerjaan proyek itu," ucap Yani.

    Sementara itu, disela-sela pekerjaannya saat memantau kegiatan vaksinasi di kantor Walinagari Pakan Sinayan, Banuhampu, pada Selasa, 16 November 2021, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP. Alan Budi Kusumah, mengatakan, terkait adanya 2 orang pekerja proyek drainase yang meninggal dunia akibat longsor, masih dalam penyelidikan pihak Reskrim Polres Bukittinggi. 

    Saat ini sudah kita minta keterangan dari para pihak, diantaranya saksi-saksi, PPK Dinas Perkim Kota Bukittinggi. Dan dari Pihak Kontraktor Pelaksana, Pengawas sudah kita jadwalkan untuk dimintai keterangan. 

    "Ini masih penyelidikan, masih kita kaji, apakah ada unsur kesengajaan, kelalaian kerja atau ada unsur-unsur lain yang tidak terduga," ujar Kasat Reskrim Polres Bukittinggi. 

    Selain itu, Alan menambahkan, kalau terkait pekerjaan tidak kita hentikan, silahkan lanjut, yang kita selidiki terkait kejadian yang lalu. Kalau masalah dilanjutkan atau tidak itu kapasitas Dinas terkait. 

    "Hasil penyelidikan kita upayakan secepatnya agar tidak menganggu pembangunan proyek," katanya. (*) 



    Komentar
    Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
    • Pasca Telan Korban Jiwa, Proyek Drainase Bukik Cangang Tetap Lanjut
    • 0

    Terpopuler