No Rocky No Party Akan Hadir di Kota Bukittinggi

Bukittinggi – Filsafat kontemporer, aktivis masyarakat, akademisi, intelektual publik yang lebih dikenal dengan julukan No Rocky No Party akan hadir untuk kedua kali di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM-Sumbar), Kota Bukittinggi.

Dalam jadwalnya, Rocky Gerung akan mengisi Dialog Kebangsaan tentang demokrasi serta arah politik Indonesia kedepan secara akal sehat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Komisariat Muadz Bin Jabal, IMM, Yuki Sitompul, saat berada di ruang Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, pada Rabu, (25/04).

“Sebenarnya, Rocky Gerung sudah pernah hadir di kampus Muhammadiyah dan ini yang kedua kalinya. Mengapa kita pilih beliau karena ketajaman intelektual, daya pikir kritis dengan akal sehat,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Amankan pelaku Kasus Narkotika Gol 1 Jenis Shabu

Lanjut Yuki, nanti dalam kegiatan itu terbuka untuk umum, bukan hanya untuk mahasiswa UM-Sumbar saja. Pak Rocky akan diskusi serta tanya jawab di Convention Hall Yunahar Ilyas, Kampus III UM-Sumbar, pada Senin mendatang tanggal 29 April 2024.

“Setelah kami publis beberapa hari lalu, antusiasme mahasiswa dan masyarakat nampak tinggi menanti kehadiran Rocky Gerung,” kata Yuki.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UM-Sumbar, Dr. Wendra Yunaldi SH, MH menambahkan bahwa Rocky Gerung adalah simbol kecerdasan publik dalam konteks demokrasi, hak asasi manusia dan ketatanegaraan.

“Rocky Gerung itu akademisi yang akan mengisi diskusi ilmiah maka kampus tempatnya dan kampus tidak menjual kepintaran kepada kekuasaan. Seorang Rocky Gerung, dia suka datang ke kampus muhammadiyah karena orang muhammadiyah itu cerdas-cerdas,” tegasnya.

Baca Juga  Hari ini, Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan Akan Gelar Aksi di Polresta Bukittinggi

Dalam kesempatan ini, kita juga ingin menyadarkan masyarakat kembali bahwa Bukittinggi adalah simbol kecerdasan publik pada zaman pra kemerdekaan dan awal kemerdekaan.

“Makanya kita undang Rocky Gerung, karena saya rasa daya kritis orang-orang di Bukittinggi ini mulai turun. Padahal orang-orang kritis pendiri bangsa kita ini berasal dari Bukittinggi makanya kita undang Rocky Gerung untuk hadir di tanah kelahiran bung hatta,” tutup Wendra. (*)

Comment